Penulis: Syaikh Idahram
Penerbit: LKiS Yogyakarta
Cetakan: I, 2011
Tebal: 340 halaman, 13,5 x 20,5 cm
ISBN: 602-8995-02-3
Peresensi: Hairul Anam
Selama ini, kaum Salafi Wahabi selalu getol menyesatkan umat Islam yang tak selaras dengan ideologinya. Mereka cenderung melakukan beragam cara, terutama melalui tindakan-tindakan anarkis yang meresahkan banyak kalangan.
Padahal, ketika dilakukan kajian mendalam, justru Salafi Wahabi-lah yang sarat dengan pemahaman menyesatkan. Sesat karena berbanding terbalik dengan ajaran Islam yang terkandung di dalam hadis dan al-Qur’an. Setidaknya, buku ini memberikan gambaran jelas akan hal itu.
Buku berjudul Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi, ini secara komprehensif mengungkap kesesatan pemikiran para ulama yang menjadi panutan utama kaum Salafi Wahabi. Didalamnya dijelaskan betapa para ulama Salafi Wahabi itu menggerus otentisitas ajaran Islam, disesuaikan dengan kepentingan mereka. Terdapat tiga tokoh utama Salafi Wahabi: Ibnu Taimiyah al-Harrani, Muhammad Ibnu Abdul Wahab, dan Muhammad Nashiruddin al-Albani. Pemikiran mereka nyaris tidak membangun jarak dengan kerancuan serta beragam penyimpangan.
Penyimpangan yang dilakukan Ibnu Taimiyah (soko guru Salafi Wahabi) ialah meliputi spirit menyebarkan paham bahwa zat Allah sama dengan makhluk-Nya, meyakini kemurnian Injil dan Taurat bahkan menjadikannya referensi, alam dunia dan makhluk diyakini kekal abadi, membenci keluarga Nabi, menghina para sahabat utama Nabi, melemahkan hadis yang bertentangan dengan pahamnya, dan masih banyak lagi lainnya.
Dalam pada itu, wajar manakala ratusan ulama terkemuka dari berbagai mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Ja’fari/Ahlul Bait, dan Syiah Itsna Asyariah) sepakat atas kesesatan Ibnu Taimiyah, juga kesesatan orang-orang yang mengikutinya, kaum Salafi Wahabi. Lihat di antaranya kitab al-Wahhabiyah fi Shuratiha al-Haqiqiyyah karya Sha’ib Abdul Hamid dan kitab ad-Dalil al-Kafi fi ar-Raddi ‘ala al-Wahhabi karya Syaikh Al-Bairuti. (hal. 90).
Sebagai penguat dari fenomena itu, terdapat ratusan tokoh ulama, ahli fikih dan qadhi yang membantah Ibnu Taimiyah. Para ulama Indonesia pun ikut andil dalam menyoroti kesesatan Ibnu Taimiyah ini, seperti KH Muhammad Hasyim Asy’ari (Rais ‘Am Nahdhatul Ulama dari Jombang Jawa Timur), KH. Abu al-Fadhl (Tuban Jawa Timur), KH. Ahmad Abdul Hamid (Kendal Jawa Tengah), dan ulama-ulama nusantara tersohor lainnya.
Pendiri Salafi Wahabi, Muhammad Ibnu Abdul Wahab, juga membiaskan pemikiran yang membuat banyak umat Islam galau kehidupannya. Ragam nama dan pemikiran ulama yang menguak penyimpangannya dimunculkan secara terang-terangan dalam buku ini, dilengkapi dengan argumentasi yang nyaris tak bisa terpatahkan.
Dibanding Ibnu Taimiyah, sikap keberagamaan Abdul Wahab tak kalah memiriskan. Ada sebelas penyimpangan Abdul Wahab yang terbilang amat kentara. Yakni: Mewajibkan umat Islam yang mengikuti mazhabnya hijrah ke Najd, mengharamkan shalawat kepada Nabi, menafsirkan al-Qur’an & berijtihad semaunya, mewajibkan pengikutnya agar bersaksi atas kekafiran umat Islam, merasa lebih baik dari Rasulullah, menyamakan orang-orang kafir dengan orang-orang Islam, mengkafirkan para pengguna kata “sayyid”, mengkafirkan ulama Islam di zamannya secara terang-terangan, mengkafirkan imam Ibnu Arabi, Ibnu Sab’in dan Ibnu Faridh, mengkafirkan umat Islam yang tidak mau mengkafirkan, dan memuji kafir Quraisy-munafik-murtad tapi mencaci kaum Muslimin. (hal. 97-120).
Nasib Abdul Wahab tidak jauh beda dengan Ibnu Taimiyah; ratusan tokoh ulama sezaman dan setelahnya menyatakan kesesatannya. Di antara para ulama yang menyatakan hal itu adalah ulama terkenal Ibnu Abidin al-Hanafi di dalam kitab Radd al-Mukhtar ‘ala ad-Durr al-Mukhtar. Juga Syaikh ash-Shawi al-Mishri dalam hasyiah-nya atas kitab Tafsir al-Jalalain ketika membahas pengkafiran Abdul Wahab terhadap umat Islam.
Searah dengan Ibnu Taimiyah dan Abdul Wahab, Muhammad Nashiruddin al-Albani melakukan tindakan yang membentur kemurnian ajaran Islam. Ia telah mengubah hadis-hadis dengan sesuatu yang tidak boleh menurut Ulama Hadis. Sehingga, sebagaimana diakui Prof Dr Muhammad al-Ghazali, al-Albani tidak dapat dipertanggungjawabkan dalam menetapkan nilai suatu hadis, baik shahih maupun dhaif.
Selain ketiga ulama di atas, ada 18 ulama Salafi Wahabi yang juga diungkap dalam buku ini. Mereka telah menelorkan banyak karya dan memiliki pengaruh besar terhadap konstelasi pemikiran kaum Salafi Wahabi. Di samping itu, Syaikh Idahram juga menghimbau agar umat Islam mewaspadai terhadap tokoh Salafi Wahabi generasi baru. Mereka adalah anak murid para ulama Salafi Wahabi. Secara umum, mereka berdomisili di Saudi Arabia.
Menariknya, buku ini kaya perspektif. Referensi yang digunakannya langsung merujuk pada sumber utama. Data-datanya terbilang valid. Validitas data tersebut dapat dimaklumi, mengingat karya fenomenal ini berpangkal dari hasil penelitian selama sembilan tahun, mulai 2001 sampai 2010. Selamat membaca!
* Penggiat buku di Intitut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika), Sumenep.
Tags:abu ubaidah as-sidawi,all about wahabi,aqidah wahabi,artikel wahabi,Bukti Fatwa Sesat Wahabi menyalahi Ijma: Pria Dewasa menyusu Perempuan Dewasa supaya jadi Mahrom,buku yang menggugat wahabi,fatwa aneh wahabi,fatwa gila,fatwa konyol,fatwa konyol wahabi,firanda menghujat ulama dan habaib,firanda wahabi,fitnah wahabi,gembong wahabi,inilah salaf,inilah salafi takfiri,kekejaman wahabi,kesesatan wahabi,ketika sang habib dikritik,kh hasyim asyari,kh hasyim asyari bicara tentang wahabi salafi,kh nu,kiayi nu,Kumpulan Buku-buku Bantahan Terhadap Fitnah-fitnah Buatan Wahabi,lagu lama kaum wahabi,laskar mujahidin,manhaj salaf,Menelanjangi Kesesatan Salafi Wahabi,menjawab tuduhan wahabi,menyanggah fitnah wahabi,muawiyah,muawiyah bin yazid,nu,pembohongan wahabi,pendapat ulama tentang wahabi,pendiri nu,penghianatan wahabi,pengkafiran,rekam jejak gerakan wahhabisme,salafi sesat,salafi takfiri,saudi arabia dengan amerika,sejarah muawiyah,sejarah muawiyah bin abu sufyan,sejarah salafi,sejarah wahabi,syiah indonesia,takfiri,tokoh wahabi,tokoh-tokoh wahabi,ulama salaf,ulama salafy,ulama saudi,ulama wahabi,ustadz wahabi,Wahabi,wahabi anarkis,wahabi bikin onar,wahabi bikin ulah,wahabi gila,wahabi kafir,wahabi ngaku ahlu sunnah,wahabi sesat,wahabi shaleh,wahabi stress,wahabi takfiri,wahabi teroris,wahabi zionis,wahhabisme,website wahabi,yazid bin muawiyah,zionisme
TAGS ABU UBAIDAH AS-SIDAWI ALL ABOUT WAHABI AQIDAH WAHABI ARTIKEL WAHABI BUKTI FATWA SESAT WAHABI MENYALAHI IJMA: PRIA DEWASA MENYUSU PEREMPUAN DEWASA SUPAYA JADI MAHROM BUKU YANG MENGGUGAT WAHABI FATWA ANEH WAHABI FATWA GILA FATWA KONYOL FATWA KONYOL WAHABIFIRANDA MENGHUJAT ULAMA DAN HABAIB FIRANDA WAHABI FITNAH WAHABI GEMBONG WAHABI INILAH SALAF INILAH SALAFI TAKFIRI KEKEJAMAN WAHABI KESESATAN WAHABI KETIKA SANG HABIB DIKRITIKKH HASYIM ASYARI KH HASYIM ASYARI BICARA TENTANG WAHABI SALAFI KH NU KIAYI NU KUMPULAN BUKU-BUKU BANTAHAN TERHADAP FITNAH-FITNAH BUATAN WAHABI LAGU LAMA KAUM WAHABI LASKAR MUJAHIDIN MANHAJ SALAF MENELANJANGI KESESATAN SALAFI WAHABI MENJAWAB TUDUHAN WAHABIMENYANGGAH FITNAH WAHABI MUAWIYAH MUAWIYAH BIN YAZID NU PEMBOHONGAN WAHABIPENDAPAT ULAMA TENTANG WAHABI PENDIRI NU PENGHIANATAN WAHABI PENGKAFIRAN REKAM JEJAK GERAKAN WAHHABISME SALAFI SESAT SALAFI TAKFIRI SAUDI ARABIA DENGAN AMERIKA SEJARAH MUAWIYAH SEJARAH MUAWIYAH BIN ABU SUFYAN SEJARAH SALAFI SEJARAH WAHABI SYIAH INDONESIATAKFIRI TOKOH WAHABI TOKOH-TOKOH WAHABI ULAMA SALAF ULAMA SALAFY ULAMA SAUDIULAMA WAHABI USTADZ WAHABI WAHABI WAHABI ANARKIS WAHABI BIKIN ONAR WAHABI BIKIN ULAHWAHABI GILA WAHABI KAFIR WAHABI NGAKU AHLU SUNNAH WAHABI SESAT WAHABI SHALEH WAHABI STRESS WAHABI TAKFIRI WAHABI TERORIS WAHABI ZIONIS WAHHABISME WEBSITE WAHABI YAZID BIN MUAWIYAH ZIONISME
About Admin MC3
This is dummy text. It is not meant to be read. Accordingly, it is difficult to figure out when to end it. But then, this is dummy text. It is not meant to be read. Period.
ConversionConversion EmoticonEmoticon